My Space

Perjalanan mengukir arti hadir kita. Berbekal pendengaran, penglihatan dan hati, mari kita belajar untuk bersyukur. Seperti kisah sebutir embun yang hadir menyejukkan semesta

.

.

Air: LEMBUT, NAMUN TIDAK BISA DITUSUK

Kamis, 24 Juli 2014



Tidaklah Allah ciptakan alam ini dengan sia-sia. Selalu ada tujuan mulia dan senantiasa ada pelajaran berharga dari setiap sosok makhluk. Kali ini cobalah sedikit rileks sambil mengambil pelajaran dari Guru Bisu kita yaitu: “Air”
Ada sebait karya tutur dari master Islamic shaolin yang sangat indah, menggambarkan pengajaran berharga dari GURU BISU kita yaitu: AIR

Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah
Air mematikan Api dan membersihkan kotoran
Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan,
air meloloskan diri dalam bentuk uap dan kembali mengembun.
Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu
Bilamana bertemu batu karang, dia akan berbelok untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.
Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati
Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati.
Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.
Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang
namun selalu menang pada akhir perjuangannya.
~Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu~

Air bisa tersebar dimana-mana di seluruh daratan bumi ini, di dalam tubuh manusia, di dalam pohon dan disegala jenis makhluk. Tetapi ia memiliki tujuan yang jelas yaitu “Laut”. Pasti semua bergerak dan mengalir ke laut, 

|Tujuannya jelas, cita-citanya kuat. Inilah pelajaran pertama dari sang guru kita dalam kebisuan kata-kata| 

Gerakannya tegas mengarah ke tujuan, langkahnya pasti menuju lautan. Ia turun dari gunung melalui jalur darat yang terjal, ia membuka hambatan-hambatan dengan penuh kelembutan, kesabaran dan keuletan. Jika ia bertemu batu cadas yang keras, ia berkelok ke pinggirnya, jika dipinggirnya juga batu keras… “ow… ia tertawan!..”
Air tak pernah menyerah, ia bergerak secara laten (rahasia), menembus pori-pori batu mencari celah jalan walau hanya sebesar lubang jarum atau lebih kecil dari itu. Merembes terus menelusuri lorong-lorong mikro kecil si batu keras yang menawannya, sehingga muncul mata air, air keluar dari bebatuan atau dari tanah-tanah subur. 

|Sungguh perjalanan yang tak mudah dibaca dari rupa air yang lembut tetapi berhati kuat, tegas menuju cita-cita|

Jika sang batu tak bisa ditembus, karena sang batu berhasil merapatkan dan memadatkan dirinya, tak sdikitpun memberi peluang air untuk merembes menerobos pertahanannya. Maka, sang air akan dengan sabarmenunggu kawanan air lain datang berkumpul, bersekutu menghadapi kepungan batu keras tadi. Jika sudah terkumpul, maka ia lampaui batu keras ke atasnya dengan tenang tanpa menghancurkan batu keras tersebut. 

Namun jika tidak bisa dilampaui, kadang sang air berubah menjadi uap, bersekutu dengan sang surya. Naik ke atas namun tidak untuk menuju matahari, ia hanya sekedar menebar di udara menjadi titik-titik uap yang berserakan untuk kemudian menjatuhkan diri dengan lembut menjadi embun karena tujuannya adalah laut.
Tapi jika sang surya tidak bisa dijadikan sekutunya maka ia bergerilya untuk melubangi batu keras itusecara perlahan-lahan namun pasti. Tercipta rembesan-rembesan ciptaan air, bukan lubang kecil bawaan sang batu. Tapi jika tidak bisa juga, lantas? Ia basahi… basahi… basahi… batu itu agar menjadi rapuh.
Kadang sang batu terlalu kuat. Lantas bagaimana sang air? Apakah ia frustasi? Patah semangat? Kehilangan orientasi menuju tujuannya? Tidak! tak ada kata menyerah kalah bagi sang air, ia teramat kukuh kuat memegang komitmen dan menuju cita-citanya.

Sepertinya lembut, sepertinya lemah, seperti mengalah, namun sesungguhnya ia kuat, lebih kuat daripada batu atau baja yang mengepung dan menawannya.
Ia akan menampakkan kekuatan dengan sesungguhnya, ia hancurkan batu besar yang menawannya, ia jebol pertahanan sang batu, “luar biasa!”
Kadang ia dipaksa membeku menjadi es. Namun pada waktunya ia bergerak mencair kembali. Rupanya kekerasan dan kelembutan tak sanggup menahan gerak laju sang air yang berkeras menuju cita-cita perjalanannya.
Ia lembut namun tak bisa ditusuk, tak bisa dipatahkan, tak bisa dihancurkan dengan kekuatan apapun.
Dia tetap eksis walau dengan berubah wujud, kadang cair, bisa jadi padat (es), bahkan juga bisa bersenyawa dengan udara menjadi uap.

Dia dinamis dan fleksibel dalam wujud namun identitasnya tetap, eksistensinya tetap “Air”
Formasinya juga fleksibel, jika ditampung dalam botol akan membentuk botol, jika ditampung dalam gelas akan membentuk gelas.
Dalam tubuh manusia, air akan keluar dalam format darah, keringat, nanah dan air mata.
Sesuatu flesibilitas yang melelahkan tapi sanggup dijalani demi mencapai cita-cita.
Fleksibel dalam format, dinamis dalam gerak, tetapi tetap eksistensinya dan tetap identitasnya.
Ya Allah Sucikanlah dosaku dengan Air, Salju dan Embun!!!

~Allahummagsilnii Bil maai Wa Tsalji Wal Barodi~ 

***

Sumber:   
Majalah ~AMANU~ 
Edisi 01
di lembar: HIKMAH (hal.12-14) 
By: Abah wildan


Majalah *AMANU* telah terbit 3 edisi pertama.
Bagi yang tertarik untuk membeli, berlangganan atau menjadi agen pemasaran majalah AMANU
Bisa menghubungi bagian Iklan dan Pemasaran: (Iyan: 022-933.954.34 | 022-7789.9991)
Email: bismirabbikpress@gmail.com
Atau bisa inbox ke:    
Akun fb saya  : Liyan Futiha Nury 
Akun G+ saya : Liyan Futiha Nury
Atau blog personal saya: http://perjalanan-semesta.blogspot.com
INFAQ:
Pulau jawa      : @ Rp. 15.000
Luar jawa        : @ Rp. 17.500           
Malaysia         : @ RM 10.00
Harga di atas belum termasuk ongkos kirim

3 komentar:

jalan kaktus mengatakan...

Subhanalloh....Maha kuasa Allah yang telah menciptakan air..:)

Banyu Kusuma mengatakan...

Assalamualaikum teh liyan
apa kabarmu?
sudah lama aku tak singgah dirumahmu. :)

Zeal*Liyanfury mengatakan...

Wa'alaikumsalam mas banyu... Alhamdulillah kabar disini baik-baik saja.
Bagaimana kabarmu disana?
Iyaaa samaa.. sayapun udh jarang BW ni..

Posting Komentar

Zeal*liyanfury. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Post

 
yiruma my memory

Music player by mp3juices